SOKOGURU - Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi mengumumkan pembukaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2025.
Tersedia 853 posisi guru yang akan ditugaskan di Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Program ini memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemensos.
Program Sekolah Rakyat merupakan kebijakan strategis pemerintah melalui Kemensos untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di daerah tertinggal.
Tahun 2025, Kemensos menetapkan sebanyak 159 titik lokasi Sekolah Rakyat di seluruh nusantara. Tujuan utamanya adalah memberikan akses pendidikan kepada keluarga miskin agar mendapatkan hak belajar yang setara.
Proses pembelajaran di Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2025/2026 telah dimulai sejak tanggal 14 Juli lalu.
Ini menunjukkan bahwa Kemensos bergerak cepat dalam menjalankan program strategis tersebut. Para guru PPPK yang lolos seleksi akan langsung terlibat dalam proses belajar-mengajar.
Baca Juga:
Bagi peserta yang lolos seleksi dan menjadi guru ASN PPPK di Sekolah Rakyat, pemerintah menyediakan beragam fasilitas dan hak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Fasilitas ini mencakup hak kepegawaian, pelatihan, serta berbagai tunjangan.
Konsep Sekolah Rakyat diinisiasi oleh Presiden Prabowo sebagai bentuk nyata upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin.
Dengan pendekatan boarding school atau sekolah berasrama, siswa dilatih untuk menjadi pribadi yang mandiri dan disiplin.
Seleksi guru PPPK ini menjadi peluang emas bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam dunia pendidikan.
Mereka yang lolos akan diangkat secara resmi sebagai ASN PPPK dan mendapatkan hak yang setara dengan ASN lainnya.
Adapun hak yang diperoleh mencakup:
- Status resmi sebagai ASN PPPK di bawah naungan Kemensos.
- Gaji pokok sesuai golongan dan masa kerja yang tertuang dalam Perpres Nomor 11 Tahun 2024.
Besaran gaji guru PPPK ditentukan berdasarkan golongan, dimulai dari:
- Golongan I: Rp1.938.500–Rp2.900.000
- Golongan V: Rp2.511.500–Rp4.189.900
- Hingga golongan XVII: Rp4.462.500–Rp7.329.000
Semua angka ini menyesuaikan dengan masa kerja masing-masing.
Selain gaji pokok, guru PPPK juga mendapatkan tunjangan yang berlaku bagi tenaga pendidik.
Hal ini menjadi insentif tambahan agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal dan profesional.
Kemensos juga menyiapkan pelatihan khusus bagi calon guru Sekolah Rakyat.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali para pendidik dengan metode pengajaran dan pendekatan yang relevan dengan kebutuhan siswa dari keluarga miskin.
Dibukanya formasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tertinggal dan memberikan pemerataan tenaga pengajar berkualitas di seluruh wilayah Indonesia.
Peserta yang lolos seleksi PPPK 2025 wajib mematuhi seluruh peraturan kepegawaian di lingkungan Kemensos.
Mereka juga harus mengikuti kurikulum resmi dan bersedia ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan Kemensos, termasuk menerima tugas tambahan.
Pembukaan seleksi PPPK 2025 untuk guru Sekolah Rakyat menjadi peluang besar bagi masyarakat yang ingin mengabdi di dunia pendidikan.
Dengan formasi yang luas dan dukungan penuh dari Kemensos, program ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang lebih mandiri, berdaya saing, dan berkarakter. (*)